TUPOKSI

PELAYANAN DINAS PEMADAM KEBAKARAN

  1.   Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Dinas Pemadam Kebakaran

           Dinas Pemadam kebakaran Kabupaten Rejang Lebong merupakan organisasi yang  di bentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Rejang Lebong  dan Peraturan Bupati Rejang Lebong Nomor 55 Tahun 2016 Tentang kedudukan ,susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong.

  • KEDUDUKAN, TUGAS  POKOK DAN FUNGSI

Kedudukan Dinas Pemadam kebakaran kabupaten Rejang  Lebong merupakan Dinas  Pemadam Kebakaran Tipe c yang merupakan unsur pelaksana urusan pemerintahan bidang ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat sub urusan kebakaran  yang di pimpin oleh  Kepala Dinas

Berdasarkan ketentuan Pasal 3  Peraturan Bupati Rejang Lebong Nomor 55 Tahun 2016 , Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong mempunyai tugas membantu Bupati dalam melaksanakan urusan Pemerintahan bidang ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat sub urusan Kebakaran yang menjadi kewenangan daerah  dan tugas pembantuan yang di berikan kepada daerah

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana yang di maksdud di atas Dinas Pemadam kebakaran Kabupaten Rejang Lebong  menyelenggarakan fungsi ;

  1. Perumusan kebijakan sesuai dengan lingkup tugasnya;
  2. Pelaksanaan kebijakan sesuai dengan lingkup tugasnya; 
  3. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan sesuai dengan lingkup tugasnya;
  4. Pelaksanaan administrasi dinas  sesuai dengan lingkup tugasnya;
  5. Pelaksanaan fungsi lain yang di berikan oleh Bupati terkait dengan tugas  dan fungsinya.
  •    SUSUNAN ORGANISASI

            Berdasarkan ketentuan Pasal 4  Peraturan Bupati Rejang Lebong Nomor 55 Tahun 2016Tentang kedudukan ,susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong Organisasi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong terdiri dari :

a. Kepala Dinas;

b. Sekretariat ;

c. Bidang Pencegahan dan Penyuluhan Kebakaran

d. Bidang Pengendalialn Operasi Kebakaran

e. Unit Pelaksana Teknis.

f.  Kelompok Jabatan Fungsional

3.1   KEPALA  DINAS

            Berdasarkan ketentuan Pasal 6  Peraturan Bupati Rejang Lebong Nomor 55 Tahun 2016 Tentang kedudukan ,susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong,  tugas dan fungsi Kepala Dinas sebagai berikut :

  • Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong mempunyai tugas membantu Bupati dalam melaksanakan  urusan Pemerintahan bidang ketentraman dan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. Sub. Urusan Kebakaran yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang diberikan Kepala Daerah.
  • Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Kepala Dinas mempunyai fungsi :
  • Perumusan  kebijakan teknis di bidang pencegahan dan pemadam kebakaran;
  • Penyelenggaraan  urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pencegahan  dan pemadam kebakaran;
  • Pembinaan dan pelaksanaan  tugas di bidang pencegahn dan pemadam kebakaran;

3.2  SEKRETARIAT

Berdasarkan Peraturan Bupati Rejang Lebong Nomor 55 Tahun 2016Tentang kedudukan ,susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong  sebagaimana dimaksud pada ketentuan pasal 7 sebagai berikut :

  •  Sekretraiat mempunyai tugas  melaksanakan sebagian tugas dinas lingkup kesekretariatan meliputi pengelolaan administrasi umum, Keuangan dan penyusunan Program.
  •  Untuk melaksanakan tugasnya sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Sekretariat mempunyai Fungsi :
  • Penyusunan rencana. Program dan kegiatan kesekretariatan ;
  • Pengkoordinasian penuyusunan perencanaan Program dinas.
  • Pelaksanaan dan penyelenggara pelayanan administrasi Kesekretariatan Dinas meliputi administrasi umum, kepegawaian Keuangan, dan kerumah tanggaan dinas.
  • Pengelolaan dan Pemberdayaan sumber Daya Manusia. Pengembangan organisasi dan ketatalaksanaan ; 
  • Pelaksanaan dan pemberdayaan sumber daya manusia, pengembangan organisasi dan ketatalaksanaan 
  • Penyiapan bahan pembinaan, pengawasan tugas-tugas dinas.
  • Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan kesekretariatan ; dan
  • Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Dinas terkait dengan tugas   dan fungsinya.

Sekretariat terdiri dari :

  1. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
  2. Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan

1). Sub Bagian Umum dan Kepegawaian sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 ayat (1) huruf a. Mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, urusan tata usaha, kearsiapan, urusan administrasi kepegawaian, urusan perlengkapan, rumah tangga, penataan barang milik negara/daerah. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Sub. Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai fungsi :             

  1.  Menyusun rencana dan program kerja tahunan Sub. bagian
  2. Penyusunan rencana dan program kerja operasional kegiatan. pelayanan administrasi umum, kepegawaian,  urusan perlengkapan, kerumah tanggaan,
  3. Pelaksanaan penerimaan pendistribusian dan pengiriman surat-surat naskah dinas  dan pengelolaan dokumentasi dan kearsipan
  4. Pelaksanaan pembuatan dan pengadaan naskah dina. ;
  5. Pelaksanaan pengelolaan dan penyiapan bahan pembinaan dokumentasi dan kearsipan sub unit kerja dilingkungan dinas. ;
  6. Pelaksanaan pelayanan keprotokolan dan penyelenggaraan rapat-rapat dinas. ;
  7. Pelaksanaan pengelolaan perpustakaan dan pendokumentasian perundang-undangan
  8. Pelaksanaan pengumpulan pengelolaan penyimpanan dan pemeliharaan data dokumentasi kepegawaian dinas;
  9. Fasilitas Pembinaan umum kepegawaian dan pengembangan karir serta disiplin pegawai dilingkungan dinas;
  10. Penyusunan dan penyiapan pengurusan administrasi pensiun dan cuti pegawai dilingkungan dinas;
  11. Pelaksanaan  evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas ;
  12. Pelaksanaan koordinasi pelayanan administrasi umum dengan sub unit  kerja lain dilingkungan dinas ;
  13.  Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Sekretaris terkait  dengan tugas dan fungsinya.

(2) Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan mempunyai tugas melakukan penyiapan koordinasi  dan penyusunan program dan anggaran serta pengelolaan keuangan peƱatausahaan, akuntansi,  verifikasi dan pembukuan.

      Untuk melaksanakan tugas seperti ketentuan Pasal 10 Peraturan Bupati Rejang Lebong Nomor 55 Tahun 2016Tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong,  Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan mempunyai fungsi  :      

  1. Penyusunan  rencana program kerja dan pengkoordinasian penyusunan rencana program kerja dinas dan keuangan;
  2. Melakukan urusan akuntansi dan verifikasi keuangan;
  3. Melakukan administrasi keuangan;
  4. Melakukan penyiapan  pertanggungjawaban  dan pengelolaan dokumentasi keuangan.
  5. Melakukan penyusuna laporan keuangan ;
  6. Melakukan penyiapan bahan administarsi  pengadaan, pemghapusan, dan pemindahtanganan  barang milik Negara/daerah ;
  7. Pelaksanaan penyusunan rencana program strategis dan keuangan ;
  8. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporaan pelaksanaan tugas ;
  9. Pelaksanaan koordinasi penyusunan rencana  dan program kerja dengan sub  Unit kerja lain di lingkungan satuan ;
  10. Evaluasi pelaksanaan keuangan ;
  11. Melaksanakan pembinaan pengendalian realisasi keuangan ;
  12. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh sekretaris terkait dengan tugas dan fungsinya.

3.3  BIDANG PENCEGAHAN DAN PENYULUHAN KEBAKARAN

Berdasarkan Peraturan Bupati Rejang Lebong Nomor 55 Tahun 2016Tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong  sebagaimana dimaksud pada ketentuan pasal 11  sebagai berikut

  1. Bidang Pencegahan dan Penyuluhan Kebakaran mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan pembinaan dan koordinasi serta pengawasan, pengendalian dan penyuluhan program usaha-usaha yang berhubungan  dengan pencegahan dan Pemadam Kebakaran .
  2. Untuk melaksanakan tugas bidang pencegahan dan penyuluhan kebakaran mempunyai fungsi :
  3. Perencanaan Kegiatan pengumpulan data bahan perumusan penyuluhan  pencegahan bencana kebakaran,pelatihan personil dan kemitraan penanggulangan serta pencegahan kebakaran. ;
  4. Penyelenggaraan penyusunan rencana kerja,kinerja dan anggaran Tahunan Bidang Pencegahan  dan  pemadam Kebakaran.;
  5.   Pelaksanaan pengumpulan ,pengolahan, analis data penyuluhan pencegahan bencana kebakaran, pelatihan personil dan kemitraan penanggulangan serta Pencegahan Kebakaran. ;
  6. Pelaksanaan Kegiatan penyuluhan pencegahan bencana kebakaran, pelatihan personil dan kemitraan penanggulangan serta pencegahan kebakaran.
  7. Pelaksanaan dan koordinasi dengan instansi/lembaga lain terkait dengan penanggulangan serta pencegahan kebakaran. ;
  8.   Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi serta pelaporan kegiatan.
  9. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh kepala Dinas terkait dengan tugas dan fungsinya. ;

Bidang Pencegahan dan penyuluhan kebakaran terdiri dari :

a. Seksi Pencegahan Kebakaran.

b. Seksi Peyuluhan Kebakaran.

c. Seksi Sarana dan Prasarana Teknis Kebakaran.

1). Seksi Pencegahan kebakaran dimaksud pada dalam pasal 12 ayat (1) huruf a mempunyai tugas merencanakan kegiatan dan program serta pengumpulan data bahan perumusan kegiatan pencegahan bahaya kebakaran seksi Pencegahan  bencana kebakaran, pelatihan personil dan kemitraan penanggulangan serta pencegahan kebakaran.

Seksi Pencegahan Kebakaran mempunyai fungsi :

  1. Penyusunan rencana kerja seksi pencegahan kebakaran.
  2. Koordinasi dengan pihak terkait dalam rangka usaha pencegahan kebakaran.
  3. Pelatihan personil dan kemitraan penanggulangan serta pencegahan kebakaran secara rutin dan berkala.
  4. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi.
  5. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang terkait dengan tugas dan fungsinya.

2). Seksi Penyuluhan Kebakaran mempunyai tugas merencanakan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi tindakan antisipasi pencegahan kebakaran dan penyuluhan evakuasi peristiwa kebakaran.

     Seksi Penyuluhan Kebakaran mempunyai fungsi :

  1. Penyusunan rencana kerja seksi penyuluhan kebakaran.
  2. Melaksanakan penyuluhan pencegahan kebakaran.
  3. Pembuatan pamflet pencegahan kebakaran dan tindakan evakuasi apabila terjadi kebakaran. ;
  4. Pelaksanaan monitoring dan evakuasi.
  5. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang terkait dengan tugas dan fungsinya.

3). Seksi Sarana dan Prasarana Teknis Kebakaran mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan sarana dan prasarana serta perawatan alat pendukung Dinas Pemadam Kebakaran.

Seksi Sarana dan Prasarana Teknis Kebakaran mempunyai fungsi :

  1. Penyiapan rencana, program dan kegiatan Seksi Sarana dan Prasarana.
  2. Penyusunan petunjuk teknis lingkup penyediaan pergudangan dan penyaluran, peralatan dan perlengkapan operasi, serta perawatan dan perbengkelan. ;
  3.   Penyusunan rencana kebutuhan peralatan perlengkapan operasi dalam penanggulangan bencana kebakaran dan bencana alam lainnya. ;
  4. Penerimaan dan penyaluran peralatan yang berada di gudang sesuai dengan pengalokasian dan kebutuhan.
  5. Pelaksanaan pemeriksaan rutin dan berkala terhadap kendaraan operasional dinas.
  6.   Pelaksaan pemeliharaan dan perawatan termasuk perbaikan kendaraaan dan alat-alat pemadam lainnya.
  7. Penyiapan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
  8. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang terkait dengan tugas dan fungsinya.
    1.    BIDANG PENGENDALIAN OPERASI KEBAKARAN

Berdasarkan Peraturan Bupati Rejang Lebong Nomor 55 Tahun 2016Tentang kedudukan ,susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong  sebagaimana dimaksud pada ketentuan pasal 16  sebagai berikut :

(1). Bidang Pengendalian Operasi Kebakaran mempunyai tugas melaksanakan sebagai tugas Dinas lingkup pengendalian kesiagaan dan komunikasi, pencarian dan penyelamatan dan pengendalian bahan pemadam.

        (2).  Bidang Pengendalian Operasi Kebakaran mempunyai fungsi :

  1. Penyusunan rencana, program dan kegiatan.
  2. Penyusunan petunjuk teknis lingkup pengendali kesiagaan dan komunikasi, pencarian dan penyelamatan dan pengendalian penyuplaian bahan pemadam ;
  3. Penyusunan dan pengaturan pola rencana pencegahan dan pemadam dalamn upaya pertolongan dan penyelamatan jiwa dan harta benda;
  4. Pelaksanaan kegiatan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran dan bencana lainnya baik bersifat preventif maupun represif.
  5. Pelaksanaan tugas-tugas pengamanan dibidang  pencegahan dan pemadaman kebakaran dan bencana lainnya serta mengkoordinasikannya dengan instansi terkait ;
  6. Memberikan bantuan penanggulangan pemadam kebakaran serta bencana lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku ;
  7. Pengaturan kesiagaan dan pemberian bimbingan serta arah kepada petugas di tiap-tiap pos maupun ditempat lain ;
  8. Penginventarisan dan pengawasan sumber- sumber air alam dan hidran yang dapat digunakan sebagai penunjang keberhasilan tugas;
  9. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan lingkup bidang; dan
  10. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Dinas terkait dengan tugas dan fungsinya.

Bidang pengendalian operasi kebakaran terdiri dari :

  1. Seksi penanggulangan kebakaran;
  2. Seksi penyelamatan dan evakuasi kebakaran ; dan
  3. Seksi komunikasi operasi.
  4. Seksi Penanggulangan Kebakaran mempunyai fungsi :
    1. Perencanaan kegiatan pengumpulan data bahan perumusan pengendalian operasional pencegahan kebakaran
    1. Penerimaan pengaduan kejadian kebakaran;
    1.   Penyebarluasan informasi dan komunikasi penanggulangan kebakaran ;
    1. Pelaksanaan koordinasi dengan instansi/lembaga terkait penanggulangan kebakaran;
    1. Pelaksanaan evaluasi dan monitoring;
    1.    Pelaksanaan pelaporan tugas; dan
    1. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh kepala bidang terkait dengan tugas dan fungsinya.

2). Seksi penyelamatan dan evakuasi kebakaran berfungsi :

  1. Penyimpanan rencana, program dan kegiatan;
  2. Penyusunan bahan petunjuk teknis lingkup pencarian dan penyelamatan;
  3. Penyusunan dan pengaturan pola kegiatan pencarian dan penyelamatan;
  4. Pelaksanaan tugas pencarian dan penyelamatan korban jiwa dan harta benda dikarenakan  bencana kebakaran dan bencana lainya;
  5. Penyiapan peralatan pendukung kegiatan pencarian dan penyelamatan;
  6. Penyiapan tim yang terdiri dari personil yang terampil dalam pencarian dan penyelamatan;
  7. Pelaksanaan koordinasi dengan bidang tugas lain terkait kegiatan pencarian dan penyelamatan;
  8. Penyiapan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
  9. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh kepala bidang terkait dengan tugas dan fungsinya.

3).Seksi komunikasi operasi Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Seksi komunikasi operasi berfungsi:

  1. Penyiapan rencana, program dan kegiatan;
  2. Penyusunan bahan petunjuk teknis pengendali kesiagaan dan komunikasi;
  3. Penyusunan dan pengaturan pola kesiagaan dalam pencegahan/pemadam dalam upaya pertolongan dan penyelamatan jiwa dan harta benda;
  4. Pengaturan pelaksanaan tugas-tugas kesiagaan pos maupun ditempat tugas yang berkaitan dengan pencegahan dan penanggulangan kebakaran maupun bencana lain;
  5. Pengendali kesiagaan dalam hal kualitas dan kuantitas personil, alat-alat komunikasi serta peralatan dan perlengkapan pemadam;
  6. Pelaksanaan koordinasi kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan informasi kebakaran dan potensi kebakaran dan kesiagaan alat-alat komunikasi serta penyediaan data kebakaran;
  7. Penyiapan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas; 
  8. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan kepala bidang terkait dengan tugas dan fungsinya.

3.5      UNIT PELAKSANA TEKNIS

  • Pada dinas pemadam kebakaran tipe C dapat dibentuk unit pelaksana teknis yang melaksanakan kegiatan teknis operasional dinas dan/atau kegiatan teknis penunjang tertentu.
    • Pembentukan unit pelaksana teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (1),   ditetapkan lebih lanjut dengan Peraturan Bupati dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan.

3.6     KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL

(1) Kelompok Jabatan Fungsional,terdiri dari sejumlah tenaga dalam jenjang jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang keahliannya.

2) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

(3) Jumlah Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ditentukan berdasakan kebutuhan dan beban kerja.

(4) Jenis Jabatan Fungsional sebagaiman dimaksud pada ayat (1),ditetapkan sesuai  dengan  kebutuhan  perundang-undangan.

3.7     KEPEGAWAIAN

Kepala Dinas, Sekretaris, Kepala Bidang, Kepala Sub Bagian, Kepala Seksi, Kepala Unit Pelaksana Teknis dan Jabatan Fungsional, diangkat dan diberhentikan oleh Bupati  sesuai peraturan perundang-undangan.

  1. Kepala Dinas merupakan jabatan eselon II.b atau jabatan pimpinan tinggi pratama.
  2. Sekretaris merupakan jabatan eselon III.a atau jabatan Administrator.
  3. Kepala Bidang merupakan jabatan eselon III.b atau jabatan Administrator.
  4. Kepala Sub Bagian dan Kepala Seksi merupakan jabatan eselon IV.a atau jabatan pengawas.

3.8    TATA KERJA DAN LAPORAN

Berdasarkan Peraturan Bupati Rejang Lebong Nomor 55 Tahun 2016Tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong pasal 25 bahwa tata kerja dan Pelaporan pada Dinas Pemadam Kebakaran meliputi ;

Tata Kerja :

  1. Dalam melaksanakan tugasnya, seluruh pemegang jabatan struktural dan jabatan fungsional wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan singkronisasi, baik dalam lingkungan masing-masing unit maupun antar satuan kerja yang lain sesuai dengan tugas dan fungsinya.
  2. Setiap Pimpinan unit kerja Dinas Pemadam Kebakaran wajib memimpin, membina, mengawasi, mengendalikan, mengarahkan dan mengevaluasi serta memberi petunjuk kerja kepada bawahannya.
  3. Kepala Dinas dan seluruh pejabat struktural di Dinas Pemadam Kebakaran wajib melaksanakan fungsi pengawasan melekat dalam unit kerja masing-masing dan mengmbil langkah-langkah yang diperlukan untuk penyelesaian masalah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Laporan :

  1. Kepala Dinas wajib menyampaikan laporan pelaksanaan tugasnya secara periodik maupun sewaktu-waktu dan memberikan penjelasan teknis atau keterangan  kepada Bupati perihal kebijakan yang ditetapkan.
  2. Setiap pimpinan unit kerja di Dinas Pemadam Kebakaran wajib mematuhi kebijakan yang ditetapkan wajib menyampaikan laporan pelaksanaan tugas baik secara periodik maupun sewaktu-waktu serta memberikan penjelasan teknis atau keterangan kepada  atasan  masing-masing sesuai dengan tugas dan fungsinya.
  3. Setiap pimpinan unit kerja di Dinas Pemadam Kebakaran wajib mengelola laporan yang diterima dari bawahan menggunakannya sebagai bahan evaluasi dan laporan dalam memberikan saran pertimbangan kepada pengguna perumusan kebijakan lebih lanjut.

      Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pelaksana, Sekretaris, Kepala Bidang, Kepala Sub Bagian dan Kepala Seksi wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi di lingkungan masing-masing maupun antar unit organisasi dalam lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong serta dengan instansi lain di luar Dinas Pemadam Kebakaran dan organisasi kemasyarakatan sesuai bidang tugasnya.

Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong dapat membentuk Satuan Tugas yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan daerah. Satuan Tugas yang dimaksud bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong. Bab ini mengulas Tugas, Fungsi dan Struktur SKPD Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong , Sumber daya  Dinas Pemadam Kebakaran  Kabupaten Rejang Lebong, Kinerja Pelayanan Dinas Pemadam Kebakaran  Kabupaten Rejang Lebong, dan menguraikan tentang tantangan dan Peluang pengembangan pelayanan Dinas Pemadam Kebakaran  Kabupaten Rejang Lebong.